PSG Ditetapkan Sebagai Juara Ligue 1

Jakarta – Paris Saint Germain atau biasa yang di sapa dengan PSG ini, akan ditetap kan sebagai juara dari League 1 pada musim ini, setelah kompetisi di tunda karena pademi virus corona, kabar itu di laporkan oleh jurnalis LÉquipe Joel Domenighetti, yang dikutip dari The Sun pada hari Kamis 30/4/2020.

Dan sebelum kompetisi di tunda PSG sedang berada di puncak klasement sementara dengan perolehan poin sebanyak 68 poin, dan mereka unggul 12 poin atas Marseille di posisi kedua, dan bila di remikan sebagai juara pada musim 2019-2020 akan menjadi Gelar ke 9 bagi PSG.

Kompetisi League 1 2019-2020 ini resmi di batalkan pada hari selasa 28/4/2020, setelah pemerintah prancis memutuskan seluruh Event Olahraga di Negara tersebut harus di hentikan sampai September mendatang, dan walaupun di gelar tanpa ada nya penonton, Negara prancis tetap tidak akan mengijinkan untuk menyelenggarakan kompetisi Olahraga apapun di negaranya.

Selai League 1, PSG juga harus memikirkan plan B bila liga Champion di gelar kembali, dan mereka bahkan siap untuk menggelar partai kandang di luar prancis, bila aturan dari pemerintah setempat belum di cabut.

Main di Luar Negeri

Presiden dari PSG, NasserAl-Khelaifi mengatakan bahwa timnya tidak mempermasalahkan jika gharus memainkan partai liga Champion di luar negeri, dan menurut Khelaifi, pihak nya juga sudah menjalin  kesepakatan dengan UEFA.

“Dengan persetujuan dari UEFA, kami bermaksud ambil bagian dalam fase terahir dari Liga Champion, di tempat dan waktu yang sudah di sepakati”ujar Khelaifi.

BACA JUGA : Bersiap Untuk Latihan MU Kumpulkan Para Pemain Di Ahir Pekan

“Dan jika tidak mungkin bisa bermain di Prancis kami akan bermain di luar negeri dan memastikan keselamatan para pemain dan staf kami yang ikut terlibat dalam pertandingan tersebut”ujar Khelaifi mengahiri pembicaraan.

Bersiap Untuk Latihan MU Kumpulkan Para Pemain Di Ahir Pekan

Manchester – para pemain Manchester United bersiap untuk memulai kembali sesi latihan, setelah kompetisi terhenti akibat pademi Virus Corona.

Menurut dari laporan Manchester Evening News, pada hari Rabu 29/4/2020 para pemain Tim Setan Merah ini telah mulai mempersiapkan Fisik, mereka akan bertemu pada hari Jumat 1/5/2020 nanti.

Namun pada pertemuan itu bukan latihan perdana, tim akan membahas kemungkinan bergulirnya Premier League setelah selesai Wabah Virus Corona mereda.

Pelatih fisik Manchester United , Michael Clegg terus berdialog dengan para pemain  dan beberapa di antaranya telah memperkuat fisik, dan bila latihan kembali di gelar mereka pun sudah siap.

Meski demikian para pemain terus di pantau oleh tim medis klub, dan mereka tidak akan memaksakan bila ada pemain yang kondisinya sedang tidak Fit.

Selama wabah virus corona ini, para pemain Manchester United menjalan kan latihan mandiri di Rumah masing – masing selain itu juga, mereka juga harus mengonsumsi makanan sesuai dengan arahan klub terutama untuk meningkatkan imun dan kekebalan tubuh.

Apa Saja yang Dipersiapkan?

Manchester United meluangkan waktu tiga pekan untuk mempersiapkan kembali tim apabila kompetisi di lanjutkan kembali.

Dan Manchester United telah menunda seluruh latihan tanpa batas waktu yang di temukan setelah wabah virus corona merebak di inggris, selama LockDown para pemain tetap mendapat kan pengawasan.

Menurut laporan dari Daily Mail pada 18 Mei sebagian besar tim Premier League akan memulai latihan dengan tetap mematuhi aturan physical distancing.

BACA JUGA : Rencana Cadangan Liga Italia, Untuk Series A Dan Di Ikuti Oleh 22 Klub Di Musim Depan

Pada tanggal 18 Mei hanya tiga hari setelah momen di mana para pemangku kepentingan Premier League berkumpul untuk mengkonfirmasi kelanjutan kompetisi pada musim 2019-2020.

Rencana Cadangan Liga Italia, Untuk Series A Dan Di Ikuti Oleh 22 Klub Di Musim Depan

Italia – pihak dari Liga Italia di kabarkan telah membuat rencana cadangan, untuk berjaga-jaga jika kompetisi musim 2019-2020 tidak bisa di lanjutkan.

Pemerintah Italia terus memperbarui perkembangan tentang bagaimana cara dan kapan Liga Italia musim 2019-2020 bisa di lanjut kan kembali setelah memasuki fase kedua dari kondisi Pademi Corona Covid – 19 mulai pada 4 Mei mendatang.

Karena tim tidak akan di izinkan berlatih bersama sampai tanggal 18 Mei 2020, dan waktu berjalan sangat singkat untuk melanjutkan sisa musim yang di targetkan akan berahir pada 2 Agustus 2020 mendatang.

Dan akibat kekhawatiran ini, pihak dari Liga Italia bersama dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) di kabarkan sedang membuat sebuah rencana cadangan jika musim ini tidak dapat di lanjutkan kembali.

Seperti yang sudah di langsir oleh Gazetta Dello Sport, rencana cadangan ini adalah mengadakan pertandingan Playoff untuk menetukan juara liga 2019-2020 dan merebutkan jatah kompetisi Eropa musim 2020-2021.

Walau demikian, gagasan untuk tidak memberikan Gelar juara kepada siapapun masih ada,dan hal tersebut di suarakan oleh para pemimpin Juventus untuk menghindari kontroversi dengan Lazio.

Lalu masalah yang lebih besar adalah pada promosi dan juga degradasi karena klub yang di latih oleh Filippo Inzaghi,Benevento layak untuk naik kasta setelah unggul jauh 20 poin pada table klasement Series B.

Dan keputusan tersebut muncul setelah 20 klub Liga Italia bertemu melalui video konfrensi pada hari Selasa 21/4/2020 pagi waktu setempat, melalui pernyataan oleh 20 klub ini menyampaikan keinginan mereka masing-masing untuk Liga Italia di sisah musim.

“Dengan suara bulat dari 20 Klub yang berdiskusi menyatakan bahwa seluruh Klub berniat untuk segera menyelesaikan musim jika pemerintah mengizinkannya dan akan sepenuh nya mematuhi aturan untuk perlindungan kesehatan dan juga keselamatan” bunyi dari pernyataan tersebut seperti yang di kutip dari Football Italia.

BACA JUGA : Lazio Setuju Penentuan Juara Serie A Musim Ini Lewat Playoff

“Dan dimulainya kembali kegiatan olahraga dalam fase kedua akan berlangsung sesuai indikasi FIFA dan juga UEFA dengan keputusan FIGC, serta akan dilakukan sesuai dengan protocol medis untuk melindungi para pemain dan juga Staff” dan demikian lanjutan dari konfrensi ke 20 klub tersebut.

Lazio Setuju Penentuan Juara Serie A Musim Ini Lewat Playoff

Roma – Presiden Lazio, Claudio Lotito, menyetujui penentuan juara Series A musim ini dilakukan secara Playoff, namun Playoff hanya diikuti Juventus dan Lazio yang saat ini berada di peringkat satu serta dua.

Series A musim ini juga telah di hentikan sejak 9 Maret 2020 akibat pademi Virus Corona, dan sempay di jadwalkan akan kembali bergulir pada 3 April lalu, dan kompetisi teratas sepak bola di italia itu harus di tunda hingga batas waktu yang belum bisa di tentukan.

Lalu sementara itu, latihan bersama tim baru bisa di lakukan pada 18 Mei 2020, namun masih belum ada izin resmi dari pemerintah Italia dan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terkait tentang kelanjutan dari Series A 2019-2020.

Sejumblah klub pada Series A berharap jika liga musim ini bisa di lanjutkan kembali, dan satu di antara Tim Series A yang berharap sisa musim ini bisa di lanjutkan adalah Lazio, karena saat ini Lazio sedang berpeluang besar untuk memenangkan Trofi Series A yang ketiga.

Dan sebelum kompetisi di hentikan Lazio di peringkat kedua dari klasement sementara liga dengan mendapatkan poin sebanyak 62 poin, dan mereka hanya tertinggal 1 poin saja dari Juventus di posisi teratas.

Penentuan Lewat Playoff

Walaupun banyak yang  mendukung, namun tidak sedikit juga yang menentang rencana tersebut untuk melanjutkan Serie A, dan ahirnya muncul wacana menggelar Playoff yang di ikuti oleh beberapa tim papan atas demi menyelesaikan dan juga menentukan juara dari musim ini.

Claudio Lotito mengaku sepakat jika penentuan juara dilakukan secara Playoff namun Lotito hanya ingin laga penentuan itu di ikuti oleh Lazio dan Juventus.

“Pada pertandingan pertama melawan Juventus, kami menang 3-1 di Supercoppa Italia, dan kami menang 3-1 atas Juventus, kami masih harus memainkan pertandingan kedua” kata Lotito.

BACA JUGA : Liga Belanda 2019-2020 Sudah Resmi Dibatalkan, Dan Ajax Gagal Jadi Juara

“Dan untuk lebih adil nya, tim seperti Inter yang memiliki delapan poin lebih sedikit dari kami Atau Atlanta yang sudah tertinggal 14 Poin, dan mengatkan pada saya apakah mereka layak dilibatkan pada Playoff” lanjut nya.

“Ya, saya akan menyetujui untuk Playoff, namun saya sendiri tidak pernah bermasalah jika Liga kembali di lanjutkan” jelas Claudio Lotito.

Liga Belanda 2019-2020 Sudah Resmi Dibatalkan, Dan Ajax Gagal Jadi Juara

Amsterdam – pademi Virus Covid 19 atau  yang dikenal dengan Corona ini, ahirnya memakan korban di dunia persepak bolaan, Liga Belanda musim ini sudah resmi di batalkan, tanpa adanya juara, degradasi dan promosi, hal ini mengakibatkan Ajax Amsterdam yang pada saat itu sedang memimpin klasemen sementara gagal menjadi juara musim 2019-2020 ini.

Dan pademi Virus Corona ini adalah momok bagi setiap kompetisi sepakbola di benua Europa, dan kompetisi harus di tanggihkan karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk menjalan kan kompetisi, dengan atau tanpa penonton, karena pertandingan mungkin jadi wadah penyebaran Virus yang mnyerang organ pernafasan tersebut.

Dan ha linin membuat kelanjutan dari kompetisi musim ini menjadi tidak jelas, dan beberapa penyelenggara kompetisi menunggu sampai situasi sulit ini terlewati, karena Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) berencana untuk melanjutkan kompetisi sampai selesai sebagaimana mestinya.

Namun, karena UEFA belum lama ini melunak, UEFA menyatakan bahwa kompetisi dapat di batalkan jika kondisi tidak memungkinkan, saat ini kondisi belanda sangat lah buruk dengan kasus sebanyak 36.535 orang belanda di konfirmasikan positif Virus Coronam dengan korban kiwa menyentuh angka 4.289, dan saat ini belum ada satu pasien Virus Corona di belanda yang di kabar kan sembuh, dan pemerintah belanda juga memperpanjang karantina wilayah sampai 1 september 2020.

BACA JUGA : Messi Tidak Mendukung Pembelian Lautaro Martinez, Dan Ini Alasannya

Dan hal ini sangat lah merugikan Ajax Amsterdam karena kompetisi harus di batal kan, dan mengingat Ajax Amsterdam sedang memimpin poin klassemen sementara dengan mengoleksi poin sebanyak 56 poin, koleksi poin Ajaz sama dengan AZ Alkmaar yang saat ini ada di posisi kedua kerena kalah selisih gol, dan sementara itu di posisi ke tiga dank e empat ada Feyenoord dengan poin 50 serta di susul oleh PSV Eindhoven dengan poin 49 poin.

Lalu jika Liga Belanda di lanjutkan maka kemungkinan besar posisi keempat tim ini bisa saja berubah, karena jarak poin di antara masing-masing tim ini sangat lah dekat, dan menilik kondisi ini, tidak diberikannya Trofi Liga Belanda ke Ajax, dan ini di nilai cukup adil karena klasemen sementara sebelum kompetisi harus di tangguhkan masih sangat ketat.

Messi Tidak Mendukung Pembelian Lautaro Martinez, Dan Ini Alasannya

Barcelona – Bintang dari Barcelona yang satu ini yaitu Lionel Messi tidak mendukung rencana untuk dari klub nya untuk pembelian Lautaro Martinez dari Inter Milan, pemain yang berasal dari Argentina ini lebih memilih mendesak Barca memulangkan Meymar pada bursa transfer pada Musin panas mendatang.

Dan seperti yang di lansir Daily Star pada jumat 24/4/2020 dalam beberapa bulan belakangan,Barcelona santer di hubungkan dengan dua orang pemain tersebut, Neymar dari PSG dan Martinez.

Rumor Neymar untuk kembali ke Barcelona sudah terdengar sejak musim lalu, dan pemain asal Brasil tersebut di kabarkan sudah Tidak sabar untuk Kembali ke klub yang sudah membesar kan nama nya, karena di nilai menjanjikan dalam urusan meraih gelar, padahal Neymar baru pindah dari Barcelona ke PSG pada 2017 dengan nilai Transfer yang saat itu memecahkan rekor dunia senilai 198 Juta Pounds.

Lalu di sisi lain, Martinez di lihat sebagai calan pengganti dari Luis Suarez pada masa depan, Barcelona mau tidak mau harus mencari penerus dari Suarez di lini depan karena pemain asal Uruguay tersebut sudah berusia 33 tahun.

Namun masalah nya banderol dari Lautaro Martinez sangat lah mahal, Barcelona harus merogoh kocek dalam-dalam senilai 97 Juta Pounds untuk menebus klausul pelepasan sang pemain tersebut.

Dan opsi tersebut tampak nya tidak akan di ambil Barcelona, dengan alasan kondisi Finansial blaugrana kurang mendukung karena tengan mengalami kesulitan akibat dampak pademi Virus Corona.

Barcelona di kabarkan bersiap untuk mencoba opsi lain, dan mereka akan menawarkan pemain seperti Nelson Semedo dan juga Varles Alena sebagai bagian dari kesepakatan untuk menggaet Martinez ke Barcelona, dan tentu saja Barcelona berharap jika ada tambahan dua buah pemain, harga yang harus di bayar oleh Barcelona tidak akan terlalu tinggi.

Namun berdasar kan laporan di Spanyol, Lionel Messi kurang mendukung rencana yang akan di lakukan oleh tim nya, untuk merekrut Lautaro Martinez ke Barcelona.

“Dan jika dia harus memilih antara Lautaro dan Neymar, sudah jelas Messi akan memilih Neymar” ujar seseorang dari klub Barcelona oada Radio Cadena Ser.

Messi tidak memiliki hak resmi dalam urusan jual beli pemain yang di lakukan oleh klub nya, namun sudah menjadi rahasia umum jika Messi memiliki kekuatan besar di Barcelona, termasuk memengaruhi Transfer pemain.

BACA JUGA : Mbappe Tidak Jadi Pindah ke Madrid Karena Imbas Covid 19

Lalu pada sisi lain, Kontrak dari sang bintang ini bersama dengan Barcelona juga menjadi perhatian, Durasi kontrak Messi di Barcelona akan segera habis pada ahir musim panas depan dan dia belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kelanjutan dari masa depan nya, namun Messi sempat di hubungkan dengan Inter Milan dan juga Manchester City.

Mbappe Tidak Jadi Pindah ke Madrid Karena Imbas Covid 19

Paris – striker asal PSG ini,Kylian Mbappe tidak dapat di pungkiri sangat di minati banyak klub besar pada saat ini, akan tetapi, Agen Ferland Mendy yaitu Yvan Le Mee menilai situasi pademi virus corona ini, tidak akan membuat banyak klub besar tertari pada Mbappe, salah satu nya yaitu Real Madrid.

Melihat harga dari pemain yang satu ini yaitu 300 juta Euro, membuat hal tersebut terlihat sangat mahal, namun di tengah situasa ekonomi klub saat ini, yang tidak menentu, banyak klub besar yang akan menunda keinginan untuk membeli Mbappe.

Dan hal tersebut di ungkapkan Le Mee yang mengantar kan Mendy ke Madrid dari Lyon, dan ia pun percaya bahwa Mbappe sejatinya juga memiliki keingginan untuk hijrah ke Real Madrid, namun melihat situasai saat ini yang membuat nya percaya Mbappe tidak akan pindah ke Real Madrid sebelum Piala Eropa pada 2021.

“Mbappe dalam konteks normal, tanpa virus mengerikan ini atau masalah ekonomi yang akan datang, kalian mungkin berfikir bahwa ia akan menandatangani kontrak dengan Madrid pada musim panas ini, karena sepertinya ia juga tidak akan memperpanjang kontrak nya” ungkap Le Mee mengutip dari Goal pada hari Rabu 22/4/2020.

“Namun dengan semua ini , Nampak nya mustahil bagi saya bahwa sebuah klub sekarang ingin menghabiskan biaya untuk membeli Mbappe, karena jika Neymar memiliki nilai 222 Juta Euro, Kylian akan bernilai 300 Juta Euro karena ia lebih muda dari Neymar dan memiliki skil yang sama”, Tambah nya.

BACA JUGA : Beberapa Calon Kapten Di Manchester United Penerus Harry Maguire

“Ia akan tetap menjadi striker tebaik di dunia dan saya berfikir ia akan bermain untuk klub terbaik di dunia Yaitu Madrid, dan bagi salah satu idolanya sebagai pelatih yakni Zidane”Pungkas nya.

 

 

Beberapa Calon Kapten Di Manchester United Penerus Harry Maguire

Manchester – terpaksa melakukan pergantian kapten pada musim ini, dan itu setelah Ashley Young memutus kan untuk hijrah dari Old Trafford.

Young sendiri hijrah ke Inter Milan pada bursa Transfer Januari kemarin, dan alhasil, Ole Gunnar Solskjaer langsung menunjuk Harry Maguire sebagai kapten yang baru.

Maguire sendiri mampu mengembangkan tugas nya sebagai kapten dengan sangat baik, United memang telah menetapkan Marguire sebagai pemimpin sejak Manchester United menarik nya dari Leicester City.

Namun Solskjaer dan Stafnya juga ingin agar lebih banyak sosok pemimpin yang muncul pada Squad saat ini, dan beberapa pemain sudah mengenakan ban kapten di berbagai tahap musim ini.

Jadi siapa yang bisa menggantikan Maguire sebagai kapten untuk Old Trafford? Dan inilah enam pemain yang kabarnya bisa mengenakan ban kapten di Manchester United s di masa depan, seperti yang di langsir oleh Manchester Evening News.

Marcus Rashford

Banyak yang heran dengan pemain yang satu ini, ketika Rashford  di jadikan kapten Manchester United pada Leg pertama semifinal Carabao Cup, saat Manchester bertemu dengan Manchester City, walaupun itu adalah penampilan nya yang ke 200, dan pemain yang satu ini juga belum lama menginjak usia 22 Tahun dan David De Gea di anggap sebagai pilihan yang lebih tepat.

Namun hal itu tidak lah terlalu penting, meskipun Rashford mencetak satu-satunya gol United dalam kekalahan 3-1 di kandang sendiri.

Akan tetapi, Rashford dengan sangat cepat menjadi pemain senior dari squad Solskjaer dan memiliki desain sebagai kapten permanen, di seorang pemimpin, jimat dan seorang yang benar-benar peduli dengan United.

Axel Tuanzebe

Axel Tuanzebe adalah salah satu nama yang telah memakai ban kapten pada musim ini, dan itu terjadi dalam pertandingan di Carabao Cup saat MU bertemu dengan Rochdale, yang berahir dengan skor imbang 1-1 sebelum United menang melalui adu pinalti dalam pertandingan ini.

Dan itu menjadi kesempatan lainnya di mana Solskjaer memberikan kapten pada pemain lain, meski Paul Pogba dan Jesse Lingard ada di Starting XI pada malam itu, namun Tuanzebe melakukan pekerjaan yang sangat bagus dan harus di pertimbangkan untuk peran tersebut jika ia terus berkembang sebagai pemain juga.

Dan bek tengah adalah salah satu posisi terbaik untuk menjadi seorang kapten.

Scott McTominay

Scott McTominay pemain yang sudah menjadi pemain Reguler di Manchester United dalam waktu yang sangat singkat, sayang nya pada musim ini sang pemain sering di ganggu oleh Cederan yang di alaminya.

Penampilan Scott McTominay pada lini tengah sangat lah Solid, dan dia juga menuntut standar yang sangat tinggi dari rekan satu timnya, namun bukan hanya itu saja yang membuat Scott McTominay pantas di jadikan kanidat penerus Harry Maguire.

Dia adalah salah satu pemain yang sangat terbuka dan jujur dengan media, pembicara yang sangat cerdat dan berpengaruh besar di ruang ganti , sebagai penggemar United sejak kecil, dia pasti ingin sekali memimpin timnya pada suatu hari nanti.

Bruno Fernandes

Solskjaer mengakui jika kemampuan dari Fernades dalam memimpin  menjadi perhitungan bagi United saat merekrut nya dari Sporting Lisbon pada januari lalu,Fernandes adalah kapten dari tim Portugal dan meskipun baru bergabung dengan United, dia tampak nya sudah memimpin dengan memberikan contoh.

Pemain yang saat ini berusia 25 tahun ini telah membuktikan diri nya sangat berpengaruh di lini tengah dari MU, dia juga membangun hubungan yang sangat baik dengan para pemain seperti Fred dan Anthony Martial.

MU tidak akan berpiki dua kali untuk menyerahkan ban kapten pada Fernandes, Gelandang Portugal itu adalah pemenang dan pemimpin, serta pemain yang sangat luar biasa.

James Garner

Mengingat minimnya peluang  bermain pada tim utama pada musim ini, Garner tidak bisa dikatakan hampir menjadi kapten, namun ia telah menjadi kapten di tim U-23 pada berbagai kesempatan pada musim ini.

BACA JUGA : Real Madrid Tawarkan Dua Pemain ke Manchester United Untuk Di tukar Dengan Paul Pogba

Garner juga merupakan sosok pemimpin vocal dan juga pemain yang memimpin dengan memberikan contoh, namun dia tidak akan menjadi kapten Setan Merah dalam waktu dekat ini , namun ada kemungkinan pemain yang satu ini masuk dalam perhitungan juga.

Real Madrid Tawarkan Dua Pemain ke Manchester United Untuk Di tukar Dengan Paul Pogba

Manchester – Mu mendapat kan twaran menarik dari Real Madrid, tim yang memiliki julukan Setan Merah ini di tawari kesempatan untuk mendapat kan dua pemain, yaitu Gareth Bale dan juga James Rodriguez.

MU di yakini akan berbelanja besar pada musim panas nanti, Ole Gunnar Solskjaer, membutuh kan sekitar tiga sampai empat pemain kelas dunia agar timnya menjadi penantang gelar yang serius.

Dan sejauh ini ada banyak pemain top yang di kaitkan dengan Manchester United, pemain-pemain Seperti Jack Grealish, Jadon Sncho dan juga Harry Kane di sebut-sebut menjadi buruan pada bursa transfer Setan Merah.

AS melangsirkan bahwa ada opsi baru untuk squat Manchester United, mereka bisa mendatang kan Gareth Bale dan juga James Rodriguez di musim panas nanti.

El Real menawarkan dua pemain mereka, Gareth Bale dan juga James Rodriguez ke squad Setan Merah, dan kedua pemain ini di tawarkan karena Madrid tahu jika MU sudah lama mengincar dua pemain tersebut.

Dan tidak hanya itu saja, kedua pemain ini tidak masuk dalam rencana Zinedine Zidane pada musim selanjut nya, dan itulah alasan mengapa Madrid menawarkan keduanya pada Manchester United.

Media Penukaran

Laporan itu juga menyebut kan bahwa Real Madrid menawarkan kedua pemain pada MU karena mereka tengah membutuh kan uang.

Real Madrid di beritakan memiliki beberapa target transfer besar pada musim panas nanti, namun mereka juga tidak memiliki cukup uang untuk membeli target-target tersebut.

BACA JUGA : Mengenal Striker Incaran Chelsea Gian-Luca Waldshmidt

Dan maka dari itu mereka menawarkan James dan Bele pada MU karena mereka tahu bahwanya Setan Merah sangup untuk mendatangkan kedua pemain ini di Tengah-tengah pademi Corona ini.

Lalu menurut rumor yang sudah beredar, James dan juga Bele bisa menajadi alat tukar Rela Madrid , karena saat ini Real Madrid ingin memboyong salah satu pemain dari MU yaitu Paul Pogba, dan ahir nya pun Real Madrid harus menjadi kan kedua pemain ini sebagai media untuk mendapat kan Paul Pogba.

Mengenal Striker Incaran Chelsea Gian-Luca Waldshmidt

Jakarta – Gian-Luca Waldschmidt bukan lah Striker yang terkenal seperti Dries Mertens yang pada bursa transfer januari lalu di incar oleh Chelsea, akan tetapi sosok nya di anggap sebagai alternative terbaik untuk The Blues.

Chelsea juga di kabarkan sudah mengincar beberapa nama pada jendela transfer musim dingin lalu, selain Mertens, Manager Frank Lampard diisukan juga sedang mengejar tanda tangan dari Edinson Cavani.

Dan pada ahir nya The Blues gagal mendapat kan siapa pun , padahal Oliver Giround dan juga Michy Batshuayi sudah besar kemungkinan akan meninggal kan Stamford Brridge pada musim depan, mungkin Chelsea masih mengejar salah satu striker sebagai focus utama daftar belanja Tim, Moussa Dembele,Striker dari Klub Lyon juga masuk dalam radar Lampard.

Walau demikian, berdasar kan laporan dari the sun, Chelsea juga di gadang-gadang sudah menyiapkan dana guna untuk menerbangkan Gian-Luca Waldschmidt. Dan siapakah dia?

Mesin Gol Timnas Jerman U-21

Gian-Luca Waldschmidt adalah salah satu pemain asal jerman yang melakoni debut awal nya bersama dengan Eintracht Frankfurt pada tahun 2015 silam, dan ia masuk pada menit 73, namun sayang nya tim yang ia bela kalah 0-2 dari Borussia Dortmund.

Lalu setahun berselang, Gian-Luca di jual ke Hamburg SV, kaku rekening gol nya baru di ciptakan pada 2017 silam, tepat nya pada saat ia membantu timnya menang 2-1 awal Wolfsburg.

2018, Gian di transfer ke Freiburg, dan di sini karier dari pemain asal jerman ini mulai menanjak, dan menit bermain nya juga lebih banyak dan berhasil mencetak lima Gol serta satu buah assist selama semusim penuh.

Pemain yang berusia 23 tahun ini menjalani debutnya pada Timnas Jerman pada oktober 2019 melawan Argentina dalam laga persahabatan, pemanggilan itu juga tidak lepas dari performa menawanya pada piala Eropa U-21 musim lalu..

BACA JUGA : Pablo Mari Tetap Bertahan di Arsenal dan Juara Premier League

Gian-Luca Waldschimidt ahir nya sukses melesat kan tujuh gol dari lima penampilannya di ajan tersebut, dan membuat harga nya pun melonjak, Freiburg di sebut-sebut sedang melebeli sang striker tersebut yang gaya bermain nya mirip dengan Roberto Firmino itu dengan harga 20 juta Pounds.