3 Spesies Kodok Terunik

3 Spesies Kodok Terunik

Kodok. Kamu pasti mengenal hewan yang satu ini. Kadang disebut juga katak, meski secara teknis sebenarnya kodok dan katak adalah dua jenis hewan yang berbeda. Tapi yang jelas kamu tentu tahu seperti apa penampilan mereka dan tingkah lakunya.

Berikut adalah 3 Spesies Kodok Terunik :

Kodok bertanduk Argentina

7 Spesies Kodok Terunik, Ada yang Ukurannya Sebesar Lalat!

Kodok bertanduk Argentina (Ceratophrys ornata) adalah jenis kodok yang hidup di Argentina, Uruguay dan Brasil. Sekilas penampilan kodok ini mungkin terlihat biasa saja. Tapi kalau dia sudah membuka mulutnya, kamu akan tahu di mana letak keunikannya. Mulut kodok ini bisa terbuka sangat lebar, hingga mencapai setengah dari ukuran tubuhnya!

baca juga artikel berikut ini : Katak Pohon dengan Warna Terindah

Mulut lebar itu memungkinkan kodok ini melahap makanan yang cukup besar, bahkan terkadang sebesar badannya sendiri. Karena mulutnya lebar dan selera makannya luar biasa, laman Animal Planet menyebut bahwa kodok ini pun punya julukan yang cukup unik, yaitu kodok Pac-Man. Unik, ya!

Katak berambut

7 Spesies Kodok Terunik, Ada yang Ukurannya Sebesar Lalat!

Dari namanya mungkin kamu mengira bahwa katak Trichobatrachus robustus ini memiliki rambut. Well, sebenarnya tidak begitu. Struktur mirip rambut di samping tubuhnya sebenarnya bukan rambut, tapi pembuluh arteri yang memanjang keluar tubuhnya. Fungsinya adalah untuk mengambil lebih banyak oksigen dari udara.

baca juga artikel berikut ini : 4 Jenis Jeruk untuk Masakan

Tapi masih ada keunikan yang lebih hebat lagi dari kodok ini. Saat terancam, kodok ini bisa mematahkan tulang kakinya sendiri dan mengeluarkan tulang yang patah itu menembus kulit. Ujung tulang yang tajam itu pun menjadi senjata untuk mengusir pengganggu.

Kodok Suriname

7 Spesies Kodok Terunik, Ada yang Ukurannya Sebesar Lalat!

Dari foto di atas saja kamu pasti sudah mengetahui bahwa penampilan kodok ini sangat unik. Ya, kodok Suriname (Pipa pipa) punya tubuh yang rata, bermata kecil, dan tidak punya lidah maupun gigi. Tapi masih ada yang lebih aneh sekaligus lebih menjijikan dari itu, yaitu cara reproduksinya.

Setelah telur kodok Suriname dibuahi, kodok jantan akan melekatkan telur-telur itu ke punggung si betina, dan selama beberapa minggu berikutnya kulit punggung si betina akan bertumbuh dan menutupi telur-telur itu. Setelah telur-telurnya menetas, anak-anaknya tetap hidup di bawah kulit induknya.