4 Cara Budidaya Belimbing Madu

4 Cara Budidaya Belimbing Madu

Belimbing madu menjadi salah satu komoditas buah tropis yang amat diminati. Di Eropa sendiri buah ini dikenal dengan nama Star Fruits. Sebab bentuk buah saat dipotomg menyerupai bintang. Buah ini memiliki rasa khas buah tropis yang menyegarkan.

Berikut adalah 4 Cara Budidaya Belimbing Madu :

Memahami Karakteristik Tanaman Belimbing Madu

Tahap awal dalam budidaya ialah yang pertama harus memahami karakteristik tanaman sebagaimana cara merawat pohon pisang . Bagaimana syarat tumbuj dan lokasi yang cocok. Sebab jika tidak ada kecocokan dengan lokasi tumbuh maka pastinya tanaman tidak akan dapat tumbuh dengan sempurna. Untuk itu, beberapa hal yang wajib diperhatikan adalah sebagai berikut :

baca juga artikel berikut ini : 6 Manfaat belimbing bagi kesehatan

Pemilihan Bibit Belimbing Madu

Untuk mempermudah proses maka dalam budidaya ini anda bisa membeli bibit okulasi atau cangkok yang telah banyak di jual di pasaran. Untuk benih unggul anda harus memilih tanaman dengan kriteria berikut ini :

  • Tinggi tanaman harus mencapai 50-100 cm saat akan di tanam.
  • Bibit memiliki asal usul.yang jelas yakni dimana jenis belimbing untuk bayang atas dan bawa benar-benar belimbing madu.
  • Tanaman dalam kondisi sehat dan tidak terkena hama dan penyakit.
  • Selain itu, tanaman juga utuh dan tidak dalam kondisi cacat.
  • Daun berwarna hijau mengkilap dan batang berwarna cokelat.
  • Akar tanaman tidak keluar dari polibag.

Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman

Dalam tahapan ini merupakan tahapan yang krusial sebab akan menentukan keberhasilan dalam budidaya sebagiaman dalam cara menanam mangga apel dalam pot. Pemeliharaan dan perawatan pada tanaman belimbing madu meliputi beberapa aspek yakni :

baca juga artikel berikut ini : Buah Terbaik Untuk Anak

Panen Belimbing Madu

Panen pertaman akan dimulai pada saat tanaman memasukin umur 4-5 tahun. Hal.ini bergantung pada varietas serta juga kondisi daerah dan tanah seperti pada cara menanam jambu bol dari biji . Panen juga dipastikan dapat dilakukan pada hari ke 65-90 hari setelah tanaman berbunga dan mekar. Atau juga 35-60 hari setelah pembungkusan buah.

Ciri buah yang siap dipanen adalah buah yang telah memiliki ukuran maksimal dan memiliki warna kekuningan. Petik buah yang telah memiliki kriterua tersebut, jangan lepasakn pembungkusnya dan simpan ditempat yang sejuk utuk menjaga kesegarannya.