4 Jenis Belalang Di Indonesia

4 Jenis Belalang Di Indonesia

Keberadaan belalang di Indonesia sendiri cukuplah banyak dan tidak sulit untuk kita temukan. Tidak jarang pula warga pedesaan mencari belalang untuk di konsumsi. Belalang dipercaya memiliki beberapa kandungan yang cukup baik bagi tubuh. Terutama  kadar protein yang cukup tinggi pada belalang.

Di bawah adalah 4 Jenis Belalang Di Indonesia :

Belalang Sembah

ciri-ciri belalang - Belalang Sembah

Belalang Sembah adalah serangga yang termasuk dalam ordo Mantodea. Dalam bahasa Inggris, serangga ini biasa disebut praying mantis karena tanganya yang seringkali kelihatan seperti sedang berdoa. Kata mantis berasal dari bahasa Yunani Mantes yang berarti Nabi atau peramal nasib.

baca juga artikel berikut ini : Jangkrik Cocok Untuk Budidaya

Belalang sembah adalah serangga predator yang cekatan. Kedua tangannya yang selalu tertangkup didepan dadanya seolah-olah mengambil ancang-ancang perlawanan atau perburuan mangsa.Pantas saja menjadi salah satu jurus dalam silat, jurus congcorang.

Belalang Hijau

ciri-ciri belalang - belalang daun

Hewan yang termasuk kedalam metamorphosis tidak sempurnaa ini memiliki populasi yang sangat banyak. Belalang hijau adalah belalang yang paling kita sering temui. Populasi belalang ini sangat banyak di Indonesia.

Belalang termasuk hewan herbivora. Beberapa spesies hidup di tanaman inang dan memakan daun, bunga, batang dan bijinya. Spesies belalang lain memakan apa yang mereka temukan di tanah, seperti potongan daun dan bunga, biji bahkan serangga mati.

Belalang Kayu

belalang kayu

Belalang Kayu memiliki ukuran tubuh sekitar 85 mm, pada saat Belalang Kayu dewasa, memiliki Warna Cokelat Tua. Berbeda pada saat masih berumur muda.

baca juga artikel berikut ini : Anjing Terbaik Cocok Dipelihara Di Rumah

Biasanya pada jenis Belalang yang satu ini akan berganti kulit, pada saat mentransfer Musim Dingin, dan akan meningkatkan Proses Hibernasi. Habitat pada Belalang Kayu ini, terletak di antara Semak-semak atau Pepohonan dengan makanan Dedaunan.

Belalang Kayu ini tergolong dalam kelas Famili Acrididae, yang mana kelas Famili ini memiliki ciri-ciri khusus, yaitu Memiliki Antena pendek dan Alat Pendengaran yang cukup bagus.

Belalang Daun

belalang daun

Sebagian besar belalang daun aktif di malam hari. Tetapi ada juga beberapa spesies yang sudah jalan-jalan di siang hari. Mereka sering terlihat sedang memakan bunga atau terbang ke udara jika sedang terganggu.

Pejantan menarik perhatian betina dengan membunyikan suara dan melakukan perkawinan pada malam hari. Betina yang bertelur akan meletakkan telurnya pada tanah atau tanaman menggunakan  ovipositor.

Belalang daun makan bagian-bagian tanaman atau serangga lain yang bisa ditangkapnya.