4 Spesies Penyu Di Indonesia

4 Spesies Penyu Di Indonesia

Diprakarsai oleh American Tortise Rescue, Hari Penyu Sedunia diselenggarakan sejak tahun 2000 untuk mengingatkan kembali bahwa spesies ini sangat terancam punah dan semua orang harus ambil bagian untuk menyelamatkannya.

Di bawah adalah 4 Spesies Penyu Di Indonesia :

Penyu pipih (Natator depressa)

Disebut penyu pipih karena spesies ini memiliki sisik yang rata dan sedikit melengkung di sisi luar. Penyu ini merupakan penyu dengan genus Natator dan merupakan omnivora. Makanan penyu pipih antara lain timun laut, ubur-ubur, kerang-kerangan, udang, dan invertebrata lainnya.

baca juga artikel berikut ini : Hewan Paling Pintar Di Dunia

Penyu sisik (Eretmochelys imbricate)

Penyu sisik disebut juga hawksbill turtle karena memiliki paruh tajam dan rucing dengan rahang besar. Dengan anatomi mulut seperti itu memudahkan penyu sisik menjangkau makanan yang berada di celah-celah karang seperti sponge dan anemon. Mereka juga biasa  memakan udang dan cumi-cumi.

Nama penyu sisik sendiri merujuk pada sisiknya yang tumpang tindih mirip sisik ikan. Ciri khas penyu sisik adalah memiliki tempurung dengan campuran warna kuning, hitam dan coklat bersih. Sedangkan plastron (organ di bagian bawah penyu) berwarna kekuning-kuningan.

Penyu lekang (Lepidochelys olivacea)

baca juga artikel berikut ini : 5 Serangga Berbahaya Di Kasur

Perbedaannya, penyu dengan nama lain olive ridley turtle ini memiliki kepala yang lebih besar dan bentuk tempuruhnya lebih langsing serta bersudut. Tubuhnya berwarna hijau pudar dan mempunyai kurang lebih lima sisik lateral.

Spesies ini merupakan penyu terkecil di antara semua jenis yang ada saat ini dan memiliki kebiasan memakan kepiting, kerang, udang dan kerang remis.

Penyu tempayan (Caretta caretta)

Penyu tempayan dikenal juga sebagai loggerhead turtle. Spesies ini memiliki tempurung berwarna coklat kemerahan, kepala besar, dan paruh bertumpuk.

Di kepala bagian depan terdapat lima sisi dengan plastron berwarna coklat muda hingga kuning. Rahangnya yang sangat kuat membuat penyu ini mampu mengkonsumsi kerang-kerangan yang hidup di dasar laut seperti kerang remis, mimi dan invertebrata lain.

Rata-rata penyu tempayan bisa tumbuh 70 sampai 210 sentimeter dengan berat 135 sampai 400 kilogram.