Cempedak, Buah Hutan Sekilas Mirip Nangka

Cempedak, Buah Hutan Sekilas Mirip Nangka

Stok buah cempedak baru saja datang di rumah Helmiati, tak jauh dari Terminal Condongcatur, Sleman, Yogyakarta. Helmi tak sengaja menemukan kontak distributor cempedak di Facebook, tanpa pikir panjang dia langsung menghubunginya untuk ikut menjadi penjual cempedak.

Berikut adalah Cempedak, Buah Hutan Sekilas Mirip Nangka :

Satu Keluarga dengan Nangka
Cempedak, Buah Hutan yang Sekilas Mirip Nangka Rasa Mirip Durian (1)
Jika dilihat sekilas, bentuk cempedak memang sangat mirip dengan nangka. Dody mengatakan, cempedak memang masih satu family dengan nangka, yakni Moraceae. Namun jika dilihat lebih lanjut, bentuk cempedak lebih gilig atau oval memanjang, sementara bentuk nangka lebih variatif, ada yang bulat, lonjong, bahkan ada yang tidak beraturan.
baca juga artikel berikut ini : Buah Terbaik Untuk Anak
Ukuran buah juga berbeda, umumnya buah cempedak hanya berukuran dua sampai tiga kilogram, jauh lebih kecil ketimbang buah nangka yang bisa mencapai 20 sampai 25 kilogram per buah.
Memilih Buah Cempedak Terbaik
Cempedak, Buah Hutan yang Sekilas Mirip Nangka Rasa Mirip Durian (2)
Dody juga berbagi tips bagaimana memilih buah cempedak dengan kualitas terbaik. Yang harus diperhatikan pertama adalah bentuk dan ukurannya. Buah cempedak yang sudah masak dan memiliki kualitas baik akan memiliki bentuk gilig dan ukuran yang maksimal, beratnya antara dua sampai tiga kilogram.
baca juga artikel berikut ini : Buah Legendaris Anak 90-an
Ketika sudah masak, duri-duri tumpul yang dimiliki cempedak akan semakin renggang satu sama lain. Secara aroma, cempedak yang sudah masak akan memiliki aroma yang menyengat, meski dia belum dibuka.
Buah Hutan yang Menguntungkan
Cempedak, Buah Hutan yang Sekilas Mirip Nangka Rasa Mirip Durian (3)
Meski di kampung halamannya dulu banyak buah cempedak, namun kata Helmiati, tidak ada warga yang membudidayakannya. Pada dasarnya, cempedak adalah buah hutan, bukan buah budidaya seperti kebanyakan buah lainnya. “Ini (cempedak) kan buah hutan mas. Yang saya jual ini kemungkinan juga dari hutan,” ujar Helmi.
Senada, Dody pun mengatakan demikian. Meski begitu, bukan berarti buah cempedak bukan berarti tidak bisa dibudidayakan. Di sejumlah tempat, sekarang juga sudah mulai dikembangkan budidaya cempedak, meski skalanya belum besar.
Padahal cempedak menurut Dody memiliki potensi yang sangat besar jika mampu dimanfaatkan secara optimal. Pada dasarnya buah cempedak tidak mengenal musim, dia selalu berbuah setiap saat, hanya saja memang ada masa puncak panen buah cempedak.