Jangkrik Cocok Untuk Budidaya

Jangkrik Cocok Untuk Budidaya

Serangga ini dapat digunakan sebagai makanan hewan peliharaan yang sangat sehat, ia mengandung protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan hewan peliharaan seperti burung, ikan arwana, glider gula, musang atau hewan pemakan jangkrik lainnya. Karena banyak manfaat jangkrik dan permintaan pasar yang tinggi, siapa pun yang ingin mengejar bisnis jangkrik bisa sukses dan menguntungkan.

Di bawah ini Jangkrik Cocok Untuk Budidaya :

Jenis Jangkrik Selering Teleogryllus Mitratus

Teleogryllus Mitratus adalah nama ilmiah untuk jangkrik Selering. Jangkrik ini banyak dibudidayakan di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Tapi jangan tertipu, jenis jangkrik ini mirip seperti jangkrik kalung. Iniah ciri-ciri jangkrik seliring. jangkrik ini tidak sehitam jangkrik kalung ia berwarna lebih  kecoklatan.

baca juga artikel berikut ini : 4 Jenis Belalang Di Indonesia

Selain itu Lehernya lebih lembut (tidak seperti leher  jangkri kalung yang keras ), dan suaranya juga tak senyaring jangkrik kalung begitupun tubuhnya tak sebesar jangkrik kalung serta garis melingkar ditubuhnya akan hilang setelah ia berumur  20 hari.

Jenis Jangkrik Jaliteng

Menurut klasifikasi ilmiah itu disebut Gryllus bimaculatus. habitatnya adalah tempat-tempat lembab seperti sawah dan ladang. Jaliteng memiliki warna tubuh hitam legam mengkilap, warna kuning di ujung sayap atas, dan jari kaki kuning agak kecoklatan pada betina. Karakter Jeliteng sangat berani, mudah stres, mudah dirawat dan keras, sehingga tidak jarang menggunakannya sebagai jangkrik aduan.

Di musim kawin (selama musim hujan), jantan sering membuat suara untuk menarik perhatian si betina. Terkadang, ia terbang di dekat cahaya pada malam hari karena itu merupakan kebiasaan. Jangkrik ini mudah dibudidayakan, tetapi tetap tidak mengganggu karena lingkungannya mudah disesuaikan. Jika sudah bertelur si jeliteng, dapat menghasilkan 60-100 telur.

Jenis Jangkrik Jerabang (Gryllus domesticus)

Jangkrik Jebarang adalah kebalikan dari jeliteng, dan jerabang lebih dominan dalam warna merah. Dia kuat tetapi tidak berani, suaranya nyaring dan kurang gesit tetapi mudah dipertahankan untuk dibudidaya.

baca juga artikel berikut ini : Ayam Termahal Asli Indonesia

Jangkrik dengan nama ilmiah Gryllus domesticus adalah jangkrik dengan warna merah bata yang sedikit mengkilap. Ukuran tubuh sedang, mungkin lebih kecil dari ukuran tubuh jangkrik lainnya. Jangkrik ini banyak diminati karena cocok untuk digunakan sebagai makanan ganggang dan ikan hias.

Jangkrik Kidang

Jangkrik kidang sangat langka karena sering diburu oleh manusia. Tapi sekarang sudah mulai tumbuh lagi. Habitat aslinya ada di sawah atau sawah. Jangkrik kidang ini adalah bintang yang kaya manfaat karena mengandung banyak protein dan hewan ini banyak dibutuhkan  burung kicau atau hewan peliharaan lainnya.

Jangkrik kidang juga dapat membuat suara keras, terutama selama musim kawin. Mereka saling berteriak untuk mendapatkan perhatian dari lawan jenis. Jangkrik Kidang tidak membutuhkan masa panen yang panjang, hanya sebulan sudah bisa dipanen. Beberapa orang mengambil jangkrik ini karena memiliki manfaat lain seperti makanan dan pengobatan alternatif.