Oleh-Oleh khas Solo Wajib Bawa Pulang

Oleh-Oleh khas Solo Wajib Bawa Pulang

Terkenal akan budaya serta keramahan warganya, Surakarta atau Solo seolah memiliki pesona tersendiri yang membuat siapapun betah dan selalu ingin kembali ke sana.

Setelah puas menikmati pesona dan ragam wisatanya, kamu tentu tak akan melewatkan waktu untuk beli oleh-oleh khas Solo.. Mulai dari aneka kuliner hingga produk kerajinan khas bisa kamu bawa untuk kenang-kenangan ataupun buah tangan bagi orang terdekat.

Di bawah ini bisa anda ketahui Oleh-Oleh khas Solo Wajib Bawa Pulang :

Abon Mesran Solo

Buat kamu pecinta abon tentu tidak boleh melewatkan oleh-oleh khas Solo satu ini. Abon Mesran namanya. Abon Mesran Solo ini adalah salah satu makanan pelengkap yang terbuat dari olahan daging ayam atau daging sapi. Rasa yang tersedia adalah manis dan agak pedas.

baca juga artikel berikut ini : Cemilan Rasa Enak Khas Garut

Jadi cocok kan buat kamu pecinta makanan manis yang semi pedas begini. Makanan ini sangat pas untuk disajikan dengan nasi hangat atau saat kamu menyantap nasi goreng. Jika kamu ingin membawa Abon Mesran.

Rambak Petis

Rambak adalah makanan khas Solo yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau yang digoreng kering. Makan ini memiliki cita rasa asin dan gurih. Kamu dapat memakannya juga dengan petis untuk menciptakan sensasi rasa gurih dan pedas. Jika berminat kamu bisa langsung datang ke rumah produksinya di di Kampung Jagalan, RT 01/11, Jebres, Solo.

Brem Solo

Brem Solo adalah makanan khas Solo yang terbuat dari olahan peragian air tape. Keistimewaan dari kepingan padat brem ini adalah rasa masam, dingin dan lumer di mulut dalam seketika. Kamu dapat dengan mudah menemui penjual brem. Sebab makanan ini adalah salah satu oleh-oleh khas Solo yang paling terkenal dan sering dicari loh.

baca juga artikel berikut ini : Tempat Wisata Belitung Terindah

Serbat Jahe

Serbat jahe merupakan oleh – oleh khas Solo yang dikenal sebagai penghangat tubuh. Penjualannya sudah merambah ke berbagai pasar di Indonesia juga loh. Minuman ini berasal dari olahan jahe dan rempah – rempah tradisional kota Solo. Selain itu yang menarik dari minuman ini adalah kamu tidak harus membelinya dalam bentuk siap minum melainkan tablet. Praktis juga kan.

Balung Kethek

Dalam bahasa Indonesia, Balung Kethek memiliki arti tulang monyet. Padahal sebenarnya makanan ini lebih mirip dengan balado keripik singkong. Yang membuat mereka berbeda adalah pada ketebalan potongan singkongnya saja.

Renyah dan gurih. Kira-kira sensasi itulah yang bakal pertama kali terasa di lidah ketika kamu menikmati jajanan ini. Varian rasanya pun beragam, mulai dari rasa jagung manis yang menjadi best seller, rasa balado, rasa ayam bakar, rasa gurih, rasa pedas, rasa keju dan lainnya.