4 Penyu Di Dunia Bisa Dilihat Di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Tidak hanya kaya dengan fauna yang ada di darat tetapi juga biota yang ada di lautan. Salah satu biota laut menakjubkan yang ada di Indonesia adalah penyu.

Di bawah bisa anda ketahui Penyu Di Dunia Bisa Dilihat Di Indonesia :

Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea)

Penyu Belimbing (Foto: Jurgen Freund / WWF)
Spesies ini memiliki tempurung berwarna gelap berbintik putih. Ukurannya tubuhnya bisa mencapai 180 cm dengan 500 kg. Penyu ini banyak ditemukan dari perairan tropis hingga ke lautan kawasan sub kutub dan biasa bertelur di pantai-pantai di kawasan tropis.
baca juga artikel berikut ini : Burung Pintar Di Dunia
Spesies ini menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut lepas dan hanya muncul ke daratan pada saat bertelur. Betinanya dapat bertelur empat sampai lima kali per musim, setiap kali sebanyak 60 sampai 129 telur dalam jangka waktu dua atau tiga tahun.
Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea)
Penyu Lekang (Foto: Solvin Zankl / WWF)
Penyu ini kerap disalah kenali sebagai penyu hijau karena memiliki ciri yang mirip. Perbedaannya, penyu bernama lain Olive Ridley Turtle ini memiliki kepala yang lebih besar dan bentuk tempuruhnya lebih langsing serta bersudut. Tubuhnya berwarna hijau pudar dengan mempunyai kurang lebih lima sisik lateral. Spesies ini merupakan penyu yang terkecil di antara semua jenis yang ada saat ini dan memiliki kebiasan memakan kepiting, kerang, udang dan kerang remis.
Penyu Hijau (Chelonia mydas)
Penyu Hijau (Foto: Jurgen Freund / WWF)
Merupakan jenis penyu yang paling sering ditemukan dan hidup di laut tropis. Ciri khasnya terdapat pada bentuk kepalanya yang kecil dan paruhnya yang tumpul. Nama penyu hijau berasal dari warna lemak yang ada di bawah sisiknya yang ternyata berwana hijau. Sedangkan warna tubuhnya sendiri bisa berwarna abu-abu, kehitaman atau kecoklatan.
baca juga artikel berikut ini : Hewan Yang Hidup Di Zaman Prasejarah
Spesies dewasa penyu hijau banyak hidup di hamparan lautan berganggang dan akan bertelur setiap 3 hingga 4 tahun sekali.
Penyu Tempayan (Caretta caretta)
Penyu Tempayan (Foto: Michael Gunther / WWF)
Dikenal juga sebagai Loggerhead Turtle. Spesies ini memiliki ciri warna tempurung coklat kemerahan, kepalanya yang besar dan paruh yang bertumpuk. Di kepala bagian depan terdapat lima buah sisi dengan plastron berwarna coklat muda hingga kuning.
Rahangnya yang sangat kuat membuat penyu ini mampu untuk mengkonsumsi kerang-kerangan yang hidup di dasar laut seperti kerang remis, mimi dan invertebrata lain. Rata-rata pertumbuhan penyu tempayan bisa mencapai panjang 70 cm -210 cm dengan berat 135 kg – 400 kg.