Ular Berbahaya Di Dalam Hutan

Indonesia adalah negara tropis dengan jenis hutan tropis yang paling lebat di dunia. Ciri-ciri hutan tropis adalah vegetasi yang lebat dan udara yang cukup lembab. Iklim seperti ini adalah iklim yang pas untuk banyak jenis ular berbisa.

Tahu nggak bro, kalau ternyata Indonesia adalah rumah bagi 450 spesies ular yang terbagi jadi berbisa dan nggak berbisa. Ular yang nggak berbisa bukan berarti nggak berbahaya lho bro, mereka bisa melumpuhkan mangsanya dengan lilitan yang super kencang dan bisa meremukkan tulang-tulangmu dengan ototnya yang kuat.

Berikut bisa anda simak Ular Berbahaya Di Dalam Hutan :

Ular Cabe

15 Jenis Ular Ini Yang Harus Diwaspadai Saat Lo Berpetualang di Hutan

Ular ini gampang banget dikenali yaitu dari pola kulitnya yang belang-belang berwarna hitam dan merah. Ukurannya lumayan kecil, paling panjang maksimal hanya sekitar 50 cm jadi lo harus hati-hati dan jeli untuk melihat lingkungan sekitar.

baca juga artikel berikut ini : Donat Terenak Di Jakarta

Bentuk kepalanya datar dan ekornya biasanya berwarna kuning keoranyean, makanya diberi nama ular cabe atau coral snake. Meski dikenal pemalu dan nggak suka menggigit, kalau sudah kesal, bisanya bisa berpengaruh terhadap kerusakan saraf manusia lho bro.

Lo bisa hindari ranting-ranting pohon kecil yang menjuntai mendekati kepala lo ya. Karena ular cabe ini bisa jadi tengah menggantungkan badannya di ranting kecil dipepohonan tersebut. Walau bentuknya yang menarik, tapi jangan sekali-kali lo berani untuk menyentuhnya mengingat bisa atau racunnya yang bsia melumpuhkan saraf.

Ular Welang

15 Jenis Ular Ini Yang Harus Diwaspadai Saat Lo Berpetualang di Hutan

Ular welang atau banded snake juga memiliki pola kulit yang belang-belang. Belangnya biasanya berwarna kuning-hitam dengan panjang ular bisa sampai 1 hingga 2 meter. Ular welang ini biasanya ngumpet di sawah atau di antara pohon bambu.

Kalau disentuh biasanya ular welang akan melindungi diri dengan memasukkan kepalanya ke lilitan badannya sendiri. Tapi kalau lo kena gigitannya yang berbisa maka gejala yang lo alami misalnya adalah bengkak, melemahkan otot, kehilangan kordinasi badan, dan menyebabkan gangguan pada pernapasan.

Kurang lebih sama dengan si ular cabe, kalau lo sudah digigit oleh ular welang ini, segara usahakan racun tersebut keluar dari tubuh lo. Jika tubuh lo sudah kehilangan keseimbangan, segara batalkan perjalanan lo dan lari ke rumah sakit terdekat.

Ular Hijau Mira

15 Jenis Ular Ini Yang Harus Diwaspadai Saat Lo Berpetualang di Hutan

Ular hijau ekor mira punya beberapa nama lain yaitu ular bangkai laut dan green pit viper. Ular ini juga punya kerabat dekat yaitu Malayan pit viper yang bisa dibedakan dari warnanya yang agak merah kecoklatan.

Sedangkan green pit viper warnanya hijau dengan ujung ekor yang agak merah. Keduanya punya bentuk kepala yang agak segitiga dan badan yang kekar ya bro, panjangnya rata-rata bisa mencapai 80 cm.

baca juga artikel berikut ini : Ular Cocok Untuk Dipelihara

Hati-hati kalau lihat ular ini karena ia bisa lompat untuk menyerang mangsanya dengan bisa yang bisa merusak jaringan dan menyebabkan pendarahan.

Ular hijau ini biasanya berada di ranting-ranting pohon, menyamarkan tubuhnya sendiri di balik hijaunya dedaunan. Oleh karena itu, jika ada ranting pohon yang mengayun ke bawah karena keberatan sesuatu, jangan langsung lo sambar karena bisa jadi ada ular hijau di sana, bro.

Ular Sanca Keling

15 Jenis Ular Ini Yang Harus Diwaspadai Saat Lo Berpetualang di Hutan

Walau tidak memiliki bisa atau racun yang mematikan, namun lilitan kuat dari Ular Sanca Keling bisa mematahkan tulang-tulang lo dengan sekejap. Oleh karena itu, ular ini memang patut diwaspadai saat berada di alam bebas.

Jika lo melihat ular ini tengah melata di hutan, itu artinya ia sedang mencari mangsa untuk dimakan. Namun, kalau lo melihat ular ini tengah menggulung badannya di semak-semak, itu artinya Sanca Keling tersebut sudah selesai makan.

Sanca Keling ini bisa makan hanya dengan satu sampai tiga kali saja dalam seminggu. Sisa waktunya hanya digunakan untuk tidur setelah makan tersebut. Oleh karena itu, jangan sekali-kali lo menggangu Sanca Keling yang sedang tidur ya, bro.