4 Jenis Elang Di Indonesia

Elang atau dalam istilah bahasa Inggris disebut Eagle adalah burung pemangsa berukuran besar dari suku Accipitridae, terutama genus Aquila. Sedangkan burung pemangsa lain yang berukuran lebih kecil disebt dengan Elang-alap atau Hawk dari genus Accipiter.

Berikut ini adalah 4 Jenis Elang Di Indonesia :

Elang Hitam

Elang hitam atau Ictinaetus malayensis adalah burung berukuran sedang atau sektiar 70 cm. Akan tetapi saat terbang burung ini terlihat besar dengan rentang sayap lebar. Elang hitam merupakan jenis elang dengan daya survival tinggi dan tersebar di wilayah ketinggian 300 sampai 2.000 mdpl.

baca juga artikel berikut ini : 5 Jenis Sapi Terunik Di Dunia

Ciri khas elang hitam adalah sayapnya yang menjari, lebar dan kokoh. Bulu tubuhnya hitam pekat kecuali pada ekornya yang agak kecokelatan dan tumbuh panjang. Bagian dada terdapat corak garis seperti elang brontok serta kaki berwarna kuning. Ciri lain dari elang hitam adalah ukuran jari kelingking pendek dan tidak proporsional.

Elang Brontok

Elang brontok atau Spizaetus cirrhatus adalah burung berukuran sedang sekitar 60 cm dan secara morfologi mirip seperti elang jawa. Keunikan elang ini adalah dua fase yang dialaminya, yaitu fase gelam dan fase terang. Selain itu, elang brontok juga tebagi menjadi beberapa ras dan variasi bentuk, seperti elang brontok berjambul atau tanpa jambul.

Bentuk sayap elang brontok agak membulat dan menekuk sedikit ke atas seperti elang jawa. Akan tetapi, perbedaannya terletak pada ukuran ekor yang lebih pendek, dua titik terang pada sayap serta garis vertikal di bagian dada saat fase terang.

Elang Jawa

burung elang jawa

Elang jawa atau Nisaetus bartelsi adalah burung berukuran sedang dan populasinya sangat langka. Elang endemik Jawa ini identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Burung Garuda. Elang jawa hidup di kawasan hutan primer dan sekunder pada ketinggian 300 mdpl.

baca juga artikel berikut ini : Kerbau Termahal Di Indonesia

Bentuk sayapnya membulat dan menekuk sedikit ke atas saat melakukan soaring. Ukuran kepalanya tidak terlalu kecil dan cukup proporsional. Ekor elang jawa ukurannya lebih panjang dibanding elang brontok.

Elang Ular Bido

Elang ular bido atau Spilornis cheela adalah burung berukuran sedang antara 50 cm sampai 60 cm. Kebiasaan elang jenis ini ialah mengeluarkan suara berisik. Elang ular bido sangat adaptif sehingga dapat dijumpai di berbagai habitat, mulai dari hutan primer dan sekunder, perkebunan, hutan pantai, sabana hingga daerah dekat dengan pemukiman.

Sayap elang ular bido membusur membentuk huruf C, agak membulat dan memiliki haris tebal berwarna putih bagian tepi sayap. Ekornya berukuran pendek dan sesekali mengipas. Area matanya tidak ditumbuhi bulu. Sedangkan bagian tubuhnya didominasi bulu cokelat tua hingga hitam, serta terdapat totol putih di area dada dan perut.