Gajah Di Dunia Terbaik

Gajah adalah hewan herbivora dan merupakan kelompok mamalia yang termasuk dalam family Elephantidae. Dalam persebarannya ada dua jenis gajah di dunia yang paling terkenal, yaitu gajah Asia dan gajah Afrika. Sama halnya dengan hewan lain yang terbiasa hidup di hutan, seperti harimau Sumetara, bekantan, dan hyena yang memiliki ciri khas tersendiri.

aka gajah juga memiliki ciri khasnya, yaitu belalainya yang bisa difungsikan apa saja, seperti mengambil makanan, minum, dan juga sekaligus sebagai alat untuk bernafas.

Berikut adalah Gajah Di Dunia Terbaik :

Gajah Sumatera

gajah sumatera

Gajah sumatera merupakan mamalia yang paling besar di Indoensia dengan tinggi mencapai 3,5 meter. Dengan nama latin Elphas maximus sumatranus, gajah sumetara ini merupakan subspecies gajah asia yang berada di Kepulauan Sumatera. Sangat menyedihkan, bahwa sebanyak 65% populasi gajah ini mati lantaran perburuan liar, dan hingga tahun 2000-an spesies gajah sumatera hanya tersisa sekitar 2.600-an ekor.

baca juga artikel berikut ini : Tempat Melihat Gajah Di Dunia Terbaik

Selain itu, yang paling membuat miris adalah hamper seluruh bagian habitat gajah sumatera telah dijadikan sebagai wilayah perkebunan. Berbicara tentang ukuran tubuhnya, jika dibandingkan dengan gajah india, maka gajah sumatera memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil.

Gajah India

gajah india

Elephas maximus indicus atau gajah india ini merupakan salah satu subspecies gajah asia dan bias ditemukan pada dataran India, Thailand, Bangladesh, Myanmar, Laos, Kamboja, dan juga Vietnam. Gajah india tergolong jinak dan hal ini telah dilakukan penjinakan serta latihan untuk membantu aktivitas suatu masyarakat.

baca juga artikel berikut ini : Mie Instan Wajib Di Coba

Karena gajah tersebut sudah dianggap jinak maka dipergunakan untuk membantu pertanian. Gajah spesies ini juga tergolong hampir punah lantaran menurut data dalam tiga generasi spesies ini telah berkurang sebanyak 50%.

Gajah Sri Lanka

gajah sri lanka

Gajah yang berada di dataran Sri Lanka ini memiliki nama latin Elephas maximus maximus. Menurut data penelitian, pada sekitar tahun 1980-an spesies gajah ini dianggap terancam punah karena populasinya yang menurun drastis sekitar 50%. Populasi gajah Sri Lanka pada tahun-tahun belakangan ini sudah sangat terbatas, biasanya bias ditemukan pada daerah kering di bagian timur atau tenggara Sri Lanka.

Beberapa usaha untuk melestarikan spesies gajah ini terus dilakukan, terutama merawatnya pada sebuah penangkaran di Taman Nasional yang ada di Sri Lanka, seperti Taman Nasional Yala, Taman Nasional Wilpattu, dan Taman Nasional Udawalawe.