3 Hewan Penyebar Penyakit Berbahaya Seperti Virus Corona

Virus corona Wuhan alias 2019-nCoV masih merebak di China dengan lebih dari 2.700 orang terinfeksi. Dugaan awal, penyakit ini menyebar di pasar ikan tempat penjualan daging hewan-hewan liar. Namun, Virus Corona jenis baru ini bukan satu-satunya penyakit yang berasal dari hewan, dan kemudian menular antar manusia.

Di bawah adalah 3 Hewan Penyebar Penyakit Berbahaya Seperti Virus Corona :

Ebola – Kelelawar

Kelelawar vampir (Shutterstock)

Ebola adalah penyakit yang disebabkan Virus Ebola. Penyakit ini diyakini bermula dari kontak antara manusia dan kelelawar buah, hewan yang membawa Virus Ebola. Mamalia lain: simpanse, gorila dan babun juga diteliti membawa Ebola. Ini diduga karena mereka memakan sisa buah yang dimakan kelelawar.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebut gejala yang dialami pasien terinfeksi ebola: mulai dari demam hingga otot ngilu. Semakin parah, ebola membuat penderitanya muntah-muntah, diare, melemahnya fungsi hati, serta pendarahan.

baca juga artikel berikut ini : Seangga Dengan Sengatan Paling Mematikan

Infeksi ebola antar manusia menyebar lewat kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh (urin, ludah, keringat, kotoran, muntah, air susu, sperma) orang yang terinfeksi.

Wabah ebola di Afrika Barat yang terjadi periode 2013 hingga 2016 adalah wabah ebola terparah dalam sejarah. Peluang kematian pasien terinfeksi mencapai 59%. Total korban meninggal dunia saat itu melebihi 11.000 orang.

MERS – Unta

Ilustrasi unta (Shutterstock).

MERS yang merupakan kependekan dari Middle East Respiratory Syndrome adalah penyakit yang disebabkan salah satu jenis Virus Corona, MERS-CoV. Gejala sindrom pernafasan ini di antaranya demam, batuk-batuk dan sesak nafas. Sejumlah pasien juga mengalami diare, muntah-muntah bahkan pneumonia dan gagal ginjal.

baca juga artikel berikut ini : Burung Paling Berbahaya Di Dunia

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut MERS berasal dari unta di Arab Saudi, Mesir, Oman dan Qatar. WHO pun menyarankan warga di Timur Tengah hanya memakan daging unta yang dimasak matang serta melarang warga meminum kencing unta, yang kerap dianggap sebagai obat.

Meskipun MERS-CoV juga menyebar antar manusia, tetapi tidak gampang. Penularan antar manusia, menurut WHO hanya terjadi antara anggota keluarga, pasien ke dokter dan para pekerja rumah sakit.

Sifilis – Sapi

Ilustrasi sapi Belgian Blue. (Dok: Shutterstock)

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan bakteri Treponema pallidum. Infeksi sifilis dapat dibagi dalam tiga fase dengan berbagai gejala, mulai luka di daerah infeksi (alat kelamin, anus, buah zakar atau mulut), bentol-bentol dan demam, hingga terganggunya berbagai organ tubuh seperti jantung hingga otak.

Salah satu wakil presiden di organisasi alam liar, Wildlife Trust mengungkapkan bahwa sifilis bermula dari hewan. “Menginfeksi manusia dari sapi atau domba, beratus-ratus tahun lalu.”

CDC mengungkapkan sifilis dapat dideteksi dengan tes darah. Sifilis juga bisa disembuhkan menggunakan antibiotik.