Kelinci Hias Cocok Dipelihara

Selain kucing dan anjing, terdapat banyak alternatif hewan peliharaan yang cocok untuk menemani keseharian. Misalnya adalah kelinci. Tak hanya tingkahnya yang aktif dan lucu, kelinci memiliki warna dan jenis bulu yang enak dipandang. Bahkan, kelinci juga nyaman untuk dipeluk.

Berikut adalah Kelinci Hias Cocok Dipelihara :

Kelinci English Lop

Kelinci English Lop adalah salah satu jenis kelinci lop paling terkenal di Indonesia. Yang menjadi ciri khas dari kelinci lop adalah telinganya yang panjang. Saat berusia 4 bulan, telinganya akan turun sehingga menyentuh tanah. Kelinci yang satu ini adalah hasil mutasi gen dari kelinci Anggora, Himalaya dan Dutch.

baca juga artikel berikut ini : Kelinci Berukuran Mini

Bobotnya sekitar 4 hingga 6 kg karena tubuhnya yang cukup besar. Menurut data dari The Guinness Book of Records, kelinci English Lop pernah mencatat rekor telinga terpanjang, yaitu 79 cm pada tahun 2003 silam. Harganya biasanya dipatok Rp 50 ribu hingga Rp 4 juta.

 Kelinci Flemish Giant

Seperti namanya, Flemish Giant adalah jenis kelinci hias bertubuh besar dan berat. Beratnya bisa mencapai 15 kg atau lebih. Namun, telinganya tidak sepanjang English Lop. Kelinci raksasa ini mulai dibudidayakan sejak awal abad ke-16, yang ditemukan di Belgia.

baca juga artikel berikut ini : Kelinci Paling Lucu

Awalnya kelinci Flemish Giant dibudidayakan untuk dikonsumsi karena ukurannya yang besar. Harga Flemish Giant cukup fantantis karena mampu mencapai Rp 10 juta.

Kelinci French Lop

 

Kelinci Holland Lop

Selain English Lop, jumlah penggemar Kelinci Holland Lop juga tak kalah jumlahnya. Jenis kelinci hias ke-delapan ini merupakan persilangan antara English Lop, French Lop dan Netherland Dwarf. Ciri khas dari Holland Lop adalah tubuhnya yang mungil yang merupakan turunan dari Netherland Dwarf.

Alhasil, kelinci ini juga kerap disebut Holland Dwarf. Ciri lainnya adalah kaki yang pendek, kepala bulat, dan hidung pesek serta telinga yang panjang. Harga Netherland Dwarf dewasa ditaksir dijual Rp 3 hingga 4 juta per ekornya.