4 Jenis Lumba-Lumba Di Indonesia

Lumba-lumba merupakan mamalia laut yang sangat cerdas, jadi salah jika kita sebut kalau lumba-lumba merupakan jenis ikan, karena lumba-lumba sama seperti manusia yang dapat melahirkan dan menyusui.Lumba-lumba memiliki sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks.

Banyak teknologi yan terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu contohnya adalah kulit lumba-lumba mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air.

Di bawah ini adalah 4 Jenis Lumba-Lumba Di Indonesia :

Lumba-lumba Hidung Belang

lumba lumba hidung belang

Lumba-lumba hidung belang dalam bahasa Inggris disebut sebagai Striped Dolphin atau Euphrosyne Dolphin. Nama latin hewan ini adalah Stenella coeruleoalba (Meyen, 1833) yang bersinonim dengan Stenella euphrosyne Gray, 1846 dan Stenella styx Gray, 1846.

baca juga artikel berikut ini : 3 Hotel Terkeren Di Dunia

Lumba-lumba hidung belang merupakan salah satu lumba-lumba dengan daerah sebaran terluas. Lumba-lumba ini ditemukan Samudera Atlantik, Pasifik, dan Hindia, dan laut yang berdekatan, termasuk di perairan Indonesia. Hewan berukuran 2,7 meter dengan berat mencapai 160 kg ini berstatus Least Concern.

Lumba-lumba Fraser

lumba lumba fraser

Nama latin dari lumba-lumba Fraser yaitu Lagenodelphis hosei Fraser, 1956. Lumba-lumba ini disebut juga sebagai Fraser’s Dolphin atau Sarawak Dolphin. Lumba-lumba Fraser memiliki ukuran tubuh antara 2-2,7 meter dengan berat 160-210 kg.

Memiliki tubuh kekar dan gempal, memiliki sirip punggung kecil bahkan lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis lumba-lumba lainnya. Lumba-lumba fraser memiliki warna pada bagian atas tubuhnya berwarna abu-abu kebiruan atau kecoklatan, sedangkan pada bagian bawah biasanya berwarna pucat putih atau merah muda.

Lumba-lumba Gigi Kasar

lumba lumba gigi kasar

Nama ilmiah lumba-lumba ini adalah Steno bredanensis (G. Cuvier in Lesson, 1828).Lumba-lumba Gigi Kasar disebut juga sebagai Rough-Toothed Dolphin.Lumba-lumba ini merupakan genus Steno ini berukuran mencapai 2,6 meter dengan berat sekitar 160 kg.

baca juga artikel berikut ini : Mamalia Telah Punah Dua Abad Terakhir

Memiliki kepala kecil dengan paruh yang panjang tanpa lipatan di melon. sirip punggung mereka relatif besar dan tinggi dan terletak di pertengahan kembali dan mereka memiliki sirip yang relatif panjang (sirip dada). warna tubuh gelap dengan bibir putih dan tenggorokan dan jubah dorsal gelap yang sempit antara sirip blowhole dan punggung. Perut (ventral) permukaan memiliki bintik-bintik tidak teratur dan bercak-bercak.

Lumba-lumba Hidung Botol Indo-Pasifik

lumba lumba hidung botol indo-pasifik

Nama latin hewan ini adalah Tursiops aduncus (Ehrenberg, 1833). Sedang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Indo-pacific Bottlenose Dolphin, atau Indian Ocean Bottlenose Dolphin.Panjang tubuh lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik sekitar 2,6 meter dengan berat mencapai 230 kg.

Ditemui hidup di perairan sekitar India, utara Australia, Laut China Selatan, Laut Merah, pantai timur Afrika, serta di perairan Indonesia. Tubuh bagian atas berwarna abu-abu gelap dengan perut berwarna abu-abu keputihan dengan bintik-bintik abu-abu.

Lumba-Lumba Di Laut Ada Di Indonesia

Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal sangat ramah. Bahkan ia kerap membantu orang-orang yang kebetulan tenggelam di dalam lautan. Lumba-lumba juga memiliki suara ultrasonik yang konon bisa digunakan untuk terapi orang yang memiliki sindrom autis. Terpenting lagi, lumba-lumba juga bisa dilatih untuk melakukan atraksi-atraksi yang sangat hebat di lautan.

Di bawah bisa anda simak Lumba-Lumba Di Laut Ada Di Indonesia :

Perairan Misool, Raja Ampat – Papua

Ilustrasi lumba-lumba di perairan Misool [image source]

Perairan di Misool, Raja Ampat memang dikenal sangat indah. Lautnya yang masih jernih dipadu dengan pulau yang masih alami membuat lokasi ini bak secuil surga di bumi Papua.  Anda yang menyukai pengalaman menyelam dan menyusuri keindahan bawah laut akan menyukai Misool yang tidak ada bandingannya.

baca juga artikel berikut ini : 3 Harimau Asli Indonesia Yang Punah

Perairan di Misool dikenal sangat kaya akan biota laut. Di kawasan ini memiliki banyak spesies hiu kecil dan juga paus. Untuk anda yang menyukai lumba-lumba yang ramah, kawasan ini memiliki 3 spesies lumba-lumba. Biasanya mereka akan keluar dan mengikuti kapal-kapal wisatawan yang melintas.

Teluk Kiluan – Lampung

Teluk kiluan [image source]

Teluk Kiluan dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari pusat Bandar Lampung. Lokasi ini menjadi primadona wisatawan yang sangat menyukai petualangan bahari yang tiada batas. Pengunjung bisa menyewa kapal untuk berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan dan jika beruntung bisa melihat atraksi lumba-lumba yang sangat memukau.

Kawasan ini memiliki dua jenis lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan ada ratusan. Pertama adalah lumba-lumba hidung botol dan yang kedua adalah lumba-lumba paruh panjang. Lumba-lumba jenis paruh panjang memiliki tubuh yang relatif kecil dan suka sekali melompat di udara untuk menghibur semua orang.

Pantai Lovina – Bali

Lumba-lumba Lovina [image source]

Pantai Lovina adalah pantai yang paling dikenal di Bali meski suasananya masih sangat alami. Terletak di ujung utara Bali, pantai ini menyajikan pengalaman berharga bagi semua wisatawan yang ingin menikmati kehidupan lumba-lumba. Biasanya, saat bagi datang, mereka akan meloncat-loncat di lautan beriringan dengan kapal laut di sebelahnya.

baca juga artikel berikut ini : Kucing Sangat Mahal Di Dunia

Atraksi dari lumba-lumba di Bali bagian Buleleng ini lambat laun menjadi incaran banyak orang. Terutama mereka yang tidak menyukai suasana gegap gempita di Bali bagian selatan. Pantai dengan puluhan lumba-lumba ini bisa membuat wisatawan, bahkan anda merasa nyaman dan ingin berlama-lama di sana.

Kawasan Pulau Peucang – Banten

ilustrasi berenang dengan lumba-lumba [image source]

Pulau Peucang memang belum banyak diketahui oleh wisatawan di Indonesia. Meski demikian, kawasan ini menyajikan pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba di laut lepas. Ya, berenang dengan mamalia laut ini tanpa harus naik kapal laut yang kadang sangat berisik.

Di dunia ini, mungkin hanya ada dua spot wisata yang menyajikan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Pertama adalah di Florida, Amerika dan yang kedua di Pulau Peucang, Banten, Indonesia. Bila anda kebetulan berada di kawasan Banten, jangan lupa untuk mampir dan menikmati sensasi berenang dengan para lumba-lumba di laut lepas.