Makanan Khas Bangka Belitung Ternikmat

Bangka-Belitung adalah salah satu daerah yang tak kalah menjadi favorit para wisatawan domestik maupun luar negeri. Meskipun kerap disebut sebagai satu kesatuan, daerah ini terdiri dari dua pulau utama, yaitu pulau Bangka dan pulau Belitung. Daya tarik wisata Bangka-Belitung tidak hanya pantainya yang indah, tetapi kulinernya juga tak kalah menarik dan patut dicoba.

Berikut adalah Makanan Khas Bangka Belitung Ternikmat :

Rujak Daun Ubi Kembang Pepaya

Rujak, siapa yang tidak suka? Makanan asli Indonesia yang terdapat di kota-kota besar di Indonesia ini mempunyai banyak sekali penggemar, terutama dari kalangan ibu-ibu dan remaja perempuan. Rujak biasanya berisikan beragam buah dan sayur. Di Bangka Belitung, kita bisa menemukan rujak yang menggunakan daun ubi kembang pepaya sebagai isiannya.

baca juga artikel berikut ini : 4 Tempat Wisata Aceh Lagi Hits

Rujak daun ubi kembang pepaya adalah rujak yang berisikan daun ubi dan daun pepaya atau katis muda. Kedua jenis sayur tersebut harus direbus dan ditumis terlebih dahulu bersama bumbu berupa bawang, cabai, terasi, dan garam, sebelum disajikan. Meskipun tidak mengandung aneka macam buah dan sayur seperti rujak pada umumnya, rujak daun ubi kembang pepaya tetap disukai banyak orang karena selain enak, rujak ini juga menyimpan banyak khasiat kesehatan.

Santan Kepiting

Untuk penyuka kepiting maka jangan sampai melewatkan kuliner asal Bangka Belitung ini, santan kepiting namanya. Kepiting yang merupakan salah satu biota laut banyak hidup di perairan Bangka Belitung. Para nelayan di Pulau Laskar Pelangi biasa mengambil kepiting untuk dijual kembali dan biasanya oleh masyrakat kepiting tersebut diolah bersama santan kelapa. Adapun kepiting yang dipilih bisa berupa kepiting hitam atau kepiting batu dan kepiting laut atau rajungan.

baca juga artikel berikut ini : Hotel Di Bukittinggi

Kepiting yang masih segar [biasanya kepiting yang diambil adalah kepiting sungai air payau atau kepiting remangok disebutnya] dimasak bersama santan, cabai rawit merah, dan sejumlah rempah lain. Setiap wisatawan yang mau menyantap makanan laut khas Bangka Belitung ini bisa dengan mudah mendapatkannya di berbagai restoran yang ada. Mereka bisa bebas memilih ingin makan kepiting laut atau kepiting sungai.

Lempah Kulat

Jika tadi ada lempah kuning dan lempah darat, sekarang ada lagi lempah kulat, apa itu? Lempah kulat adalah masakan yang populer di provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kulat dalam bahasa Babel merujuk pada jamur. Di Pulau Timah, jamur biasanya dipanen pada saat musim hujan. Jamur kemudian diolah menjadi masakan bernama lempah kulat yang mana menggunakan jenis jamur pelawan atau jamur kedidir.

Jamur yang dipilih kemudian dimasak bersama santan atau sama seperti cara membuat lempah darat. Untuk kuahnya menggunakan santan dan bumbu cabai sehingga menciptakan paduan rasa gurih dan pedas. Lempah kulat banyak tersedia di warung-warung makan di Bangka Belitung.

Makanan Khas Bangka Belitung Terenak

Makanan khas Bangka Belitung tak boleh terlewat jika mampir ke wilayah kepulauan satu ini. Kepulauan Bangka Belitung dikenal dengan destinasi wisata alamnya yang eksotis. Terlebih saat wilayah ini makin dikenal dalam film Laskar Pelangi, potensi wisatanya makin berkembang.

Di bawah adalah Makanan Khas Bangka Belitung Terenak :

Sambal Rusip

Sejumlah daerah di Indonesia mempunyai makanan khas yang beragam jenisnya. Jika di Papua ada dabu-dabu, Manado ada rica roa, maka di Kepulauan Bangka Belitung ada sambal khas bernama sambal rusip. Sambal rusip biasa dihidangkan sebagai cocolan lauk utama yang bertujuan untuk menggugah selera makan masyarakat Bangka Belitung.

baca juga artikel berikut ini : Hewan Memiliki Suara Terkeras

Sambal rusip merupakan sambal yang terbuat dari ikan yang difermentasi. Ikan difermentasi bersama garam dan gula merah selama minimal tujuh hari. Jika sudah mengeluarkan bau asam maka menandakan proses fermentasi selesai. Setelah itu ikan dicampur dengan jeruk kunci, cabai, dan abwang merah. Cita rasa sambal rusip asam manis dengan aroma yang kuat. Sambal rusip biasanya diolah bersama ikan dan sayur mayur seperti terong, mentimun, dan selada.

Mie Koba

Pengunjung yang sudah pernah mencoba mie ayam bangka bisa mencoba kuliner berbentuk mie yang tak kalah enak dengan mie ayam bangka, namanya mie koba. Mie koba adalah sajian mie yang banyak ditemukan di kawasan Bangk, tepatnya di salah satu kabupaten yang berada di Bangka Tengah. Yang unik dari makanan khas Bangka Belitung ini adalah terdapatnya ikan tenggiri yang dihidangkan bersama mie.

baca juga artikel berikut ini : Hamster Di Indonesia Paling Lucu

Mie koba tak hanya dihidangkan bersama kuah dan ikan tenggiri, tetapi juga isian lain seperti telur, seledri, dan bawang goreng. Untuk kuahnya sendiri berbeda dengan mie belitung, tapi keduanya sama-sama mengikuti bahan utama yang diolah. Kalau mie belitung mengolah udang sebagai kaldu, begitu pun dengan mie koba yang mengolah ikan tenggiri sebagai kuah kaldunya. Penambahan air perasan jeruk kunci membuat mie koba terasa lebih nikmat.

Siput Gong Gong

Berkunjung ke pulau Babel terasa kurang lengkap jika tidak menyicip kuliner berbahan dasar produk lautnya, seperti siput gong gong misalnya. Siput yang digunakan untuk membuat makanan khas Bangka Belitung ini tidak seperti siput-siput yang biasa kita temui [yang notabene terlihat menjijikan], melainkan siput yang baru diambil dari laut. Jika kamu lagi berada di Babel dan penasaran dengan kuliner ini, kamu bisa datang ke Tanjungpinang.

Siput gong gong adalah makanan yang sangat terkenal dan disukai oleh penduduk Babel. Gong gong sendiri merujuk pada siput laut yang diolah dengan cara direbus untuk kemudian dihidangkan bersama saus sambal. Siput laut ini banyak ditemukan di laut sekitar Bintan sehingga hanya di daerah Tanjungpinang dan sekitarnya bisa ditemukan makanan ini.