Orangutan Di Indonesia

Orangutan primata endemik Indonesia yang mendiami kawasan hutan tropis atau hutan gambut di Pulau Sumatera dan Kalimantan adalah satu-satunya jenis kera besar yang ditemukan di Asia.

Orangutan mendiami hutan rawa gambut, hutan hujan tropis lebat di dataran rendah maupun pegunungan yang menyediakan tempat tinggal di atas dahan-dahan pohon tinggi serta sumber makanan yang melimpah seperti buah-buahan, biji-bijian, pucuk daun, serangga, atau kulit pohon lunak.

Di bawah adalah Orangutan Di Indonesia :

Orangutan Sumatera (Pongo abelii)

Mengenal 3 Spesies Orangutan di Indonesia (1)
Pejantan dewasa Orangutan Sumatera memiliki bantalan pipi yang menggelambir ke bawah dan dagu yang panjang sehingga menyebabkan bentuk wajahnya menjadi oval atau lebih panjang. Diperkirakan Orangutan Sumatera berjumlah sekitar 14.500 dan terancam punah keberadaannya. Orangutan Sumatera jantan dewasa memiliki bobot maksimal 90 kg, lebih kecil dibandingkan dengan Orangutan Borneo. Dengan bulu yang cenderung lebih panjang, tebal, dan terang, yakni didominasi warna cokelat dan jingga.
baca juga artikel berikut ini : Monyet Afrika Dan Asia Terancam Punah
 

Orangutan Sumatera menyukai jenis makanan yang lebih terbatas jenisnya dibandingkan Orangutan Borneo, yakni buah-buahan. Habitat asli Orangutan Sumatera adalah hutan hujan tropis dataran rendah dan pegunungan dengan dominasi pohon Dipterocarpaceae yang tinggi. Hal ini menyebabkan Orangutan Sumatera lebih suka hidup bergelantungan di atas pohon.

Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus)

Mengenal 3 Spesies Orangutan di Indonesia (2)
Orangutan Borneo memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan rambut lebih pendek berwarna cokelat gelap atau kemerahan. Orangutan jantan dewasa Borneo memiliki bantalan pipi melebar yang menyebabkan wajahnya terlihat bulat dan memiliki ukuran paling besar dibandingkan dengan spesies Orangutan lainnya, dengan berat mencapai 150 kg. Dengan warna bulu yang didominasi warna cokelat gelap dan dibandingkan dengan dua spesies lainnya, hanya orangutan jantan Borneo yang tidak memiliki janggut.
Jumlah Orangutan Borneo diperkirakan saat ini berkisar 57.350. Dan juga seperti dua jenis yang lainnya, Orangutan Borneo pun terancam punah keberadaannya.
baca juga artikel berikut ini : Makhluk Mistis Di Dunia
Makanan yang dikonsumsi Orangutan Borneo lebih beragam variasinya mulai dari buah-buahan, biji-bijian, pucuk daun, kulit pohon yang lunak, hingga serangga. Menyesuaikan dengan habitatnya, Orangutan Borneo sering ditemukan melakukan aktivitas di atas tanah dan pohon-pohon hutan rawa gambut. Dibandingkan dengan Orangutan Sumatera yang lebih suka menghabiskan waktunya sepanjang hari bergelantungan di dahan tinggi.
Orang Utan Tapanuli (Pongo tapanuliensis)
Mengenal 3 Spesies Orangutan di Indonesia (3)
Orangutan Tapanuli merupakan spesies baru yang ditemukan dalam keluarga kera besar pada tahun 2017 dan spesies ini hanya dapat ditemukan di kawasan Batang Toru Sumatera Utara. Profesor Anton Nurcahyo ahli dalam bidang bioantropologi di Australia National University adalah penemu spesies Orangutan ini yang memulai penelitiannya tentang spesies baru Orangutan semenjak tahun 2003. Atas dasar bukti genetik Orangutan Tapanuli merupakan spesies tersendiri yang berbeda dari dua spesies yang sebelumnya ditemukan.

Orangutan spesies baru ini memiliki ciri khas yang aneh dan berbeda dari dua jenis yang lain. Pejantan dewasa memiliki bantalan pipi yang menyerupai orangutan Borneo tetapi bentuk badan Orangutan Tapanuli lebih mirip dengan Orangutan Sumatera, dengan bulu lebih tebal dan keriting serta memiliki kumis dan jenggot yang menonjol dengan bantalan pipi yang berbentuk datar dengan rambut halus berwarna pirang.