Ular Cobra Terbesar Di Dunia

Tidak sedikit orang yang takut pada ular, terutama ular berbisa. Padahal, jika dilihat pada kemungkinan bertemunya manusia dengan ular berbisa itu sangat kecil, karena kebanyakan ular berbisa tidak tinggal di habitat yang sama dengan manusia. Ular berbisa yang paling terkenal adalah ular cobra.

Berikut adalah Ular Cobra Terbesar Di Dunia :

Ular Anang

Ular Anang

Ular cobra terbesar di dunia yang satu ini merupakan yang paling terkenal. Semua orang, bahkan anak kecil pun pasti pernah mendengar namanya. Adalah ular anang atau yang lebih dikenal dengan nama king cobra.

baca juga artikel berikut ini : Hewan Karnivora Di Dunia

Ular anang sering disingkat juga menjadi lanang. Nama ilmiahnya adalah Ophiophagus hannah. Di Indonesia, ular anang memiliki nama panggilan lainnya seperti oray totog di tanah Sunda, tedung selor atau ular tedung abu di Kalimantan, dan masih banyak lagi.

Kobra Hutan

Kobra Hutan

Forest cobra alias black cobra alias kobra hutan adalah ular cobra terbesar di dunia yang ke-2. Ular dengan nama Latin Naja melanoleuca ini merupakan ular kobra hitam dengan bibir putih. Spesies ini berasal dari Afrika, sebagian besar tinggal di bagian tengah dan barat benua. Ular ini adalah spesies “cobra sejati” terbesar dengan panjang total (termasuk ekor) hingga 3.1 meter.

baca juga artikel berikut ini : 3 Ekowisata Di Indonesia

Meskipun lebih menyukai hutan dataran rendah dan habitat padang rumput luas yang basah, cobra ini sangat mudah beradaptasi dan dapat ditemukan di iklim kering dalam rentang geografisnya. Ular ini juga merupakan perenang yang sangat cakap dan sering dianggap semi-akuatik. Keren, ya?

Ular Sendok Sumatera

Ular Sendok Sumatera

Ular cobra terbesar di dunia kali ini asli Indonesia, yaitu ular sendok Sumatera (Naja sumatrana). Ular kobra ini terdapat di daerah Asia Tenggara mulai dari Sumatera, Sem. Melayu, dan Kalimantan. Ular ini disebut juga sebagai ular sendok khatulistiwa (Equatorial spitting cobra). Mereka bisa Anda temukan juga di Thailand Selatan, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Untuk penyebaran di Indonesia, selain Sumatera mereka tinggal di Kepulauan Riau, Bangka-Belitung, Kalimantan, serta kemungkinan terdapat populasi terisolasi di Provinsi Banten. Warna kulit ular kobra Sumatera sangat gelap, hitam mengilap di seluruh permukaannya dengan perut keabu-abuan.