Tarian Terindah Khas Sumatera Utara

Tarian Terindah Khas Sumatera Utara

Tarian Sumatera Utara memang terkenal sangat beragam. Hal ini menandakan bahwa warisan budaya yang secara turun-temurun diwariskan di tanah Batak ini juga menjadi salah satu penyumbang kekayaan yang ada di Indonesia. Selain rumah adat, senjata tradisional, tarian ini tentunya bisa melambangkan tradisi-tradisi yang ada di Sumatera Utara.

Berikut ini adalah Tarian Terindah Khas Sumatera Utara :

Tari Adat Guro-Guro Aron (Terang Bulan)

Guro-guro Aron adalah arena muda-mudi Karo untuk saling kenal dan sebagai lembaga untuk mendidik anak muda-mudi mengenal adat istiadat. Dahulu acara ini dibuat sebagai salah satu alat untuk membudayakan seni tari Karo agar dikenal dan disenangi oleh anak muda-mudi dalam rangka pelestariannya.

baca juga artikel berikut ini : Burung Termahal Di Dunia

Demikianlah informasi mengenai tarian adat istiadat Sumatera Utara yang begitu beragam. Dari beberapa Penjelasan di atas tentu diketahui bahwa Sumatera Utara mempunyai ragam jenis tarian yang patut untuk terus dilestarikan. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan. Terima kasih.

Tari Adat Piso Surit

Piso dalam bahasa Batak Karo sebenarnya berarti pisau dan banyak orang mengira bahwa Piso Surit merupakan nama sejenis pisau khas orang Karo. Sebenarnya Piso Surit berasal dari bunyi sejenis burung yang suka bernyanyi. Kicau burung ini bila didengar secara seksama sepertinya sedang memanggil-manggil dan kedengaran sangat menyedihkan.

baca juga artikel berikut ini : Tempat Wiasta Terbaik Di Bukittinggi

Piso Surit adalah salah satu tarian Suku Karo yang menggambarkan seorang gadis sedang menantikan kedatangan kekasihnya. Penantian tersebut sangat lama dan menyedihkan dan digambarkan seperti burung Piso Surit yang sedang memanggil-manggil. Jenis burung tersebut dalam bahasa karo disebut “pincala” bunyinya nyaring dan berulang-ulang dengan bunyi seperti “piso serit”.

Tari Serampang Dua Belas

Tari ini merupakan jenis tari tradisional yang dimainkan sebagai tari pergaulan yang mengandung pesan tentang perjalanan kisah anak muda dalam mencari jodoh, mulai dari perkenalan sampai memasuki tahap pernikahan. Tari Serampang Dua Belas merupakan salah satu dari sekian banyak tarian yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang di Kabupaten Serdang Bedagai (dahulu Kabupaten Deli Serdang).

Tarian ini menjadi salah satu cara masyarkat Melayu Deli dalam mengajarkan tata cara pencarian jodoh kepada generasi muda. Sehingga Tari Serampang Dua Belas menjadi kegemaran bagi generasi muda untuk mempelajari proses yang akan dilalui nantinya jika ingin membangun  rumah tangga.